Latest topics
» Mengantuk setelah makan, kenapa ?
Yesterday at 12:39 pm by sendi

» Zat Gizi Penting untuk Tingkatkan Kecerdasan Bayi BBLR
Tue Nov 21, 2017 10:16 am by Opterone

» Cegah Stroke dengan Vitamin A & E
Mon Nov 20, 2017 2:16 pm by Opterone

» waspada dan cegah sedini mungkin
Sat Nov 18, 2017 2:27 pm by sendi

» Suplemen dan antibiotik
Tue Nov 14, 2017 12:25 pm by sendi

» Waspada Tanda alarm dari tubuh
Sat Nov 11, 2017 1:46 pm by sendi

» hidup berkualitas di usia matang
Thu Nov 09, 2017 4:35 pm by sendi

» Ketika Diare Berujung Pada Kematian
Thu Nov 09, 2017 9:39 am by Opterone

» Kebutuhan Zat Gizi Pada Lansia
Wed Nov 08, 2017 10:34 am by Opterone

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Ketika Diare Berujung Pada Kematian

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Ketika Diare Berujung Pada Kematian

Post  Opterone on Thu Nov 09, 2017 9:39 am

Diare merupakan salah satu penyakit yang banyak dialami oleh semua orang disemua usia dari semua kalangan. Penyakit ini ditandai dengan kontraksi perut seperti melilit dan frekuensi buang air besar (BAB) dengan masa feses (kotoran) cair berulang 3 4 kali sehari. di Indonesia, diare masih menjadi salah satu masalah kesehatan terbesar. Berdasarkan Laporan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2007 mencatat angka kejadian diare pada semua kelompok usia di Indonesia mencapai 7%.

Diare biasanya disebabkan oleh air yang telah terkontaminasi oleh bakteri, rotavirus, parasit, konsumsi obat-obatan antibiotik, obat tukak lambung bahkan keadaan gelisah pun dapat menyebabkan terjadinya penyakit ini.
Mungkin untuk sebagian orang penyakit ini terdengar sepele namun anda harus waspada karena jika diare dibiarkan terus-menerus tanpa penanganan akan menyebabkan kematian. Hal ini terjadi karena ketika seseorang diare, banyak cairan yang keluar dan tubuh mengalami dehidrasi jika kita tidak menggantikan cairan tersebut maka tubuh akan syok, tensi turun dan mengganggu metabolik tubuh yang berujung pada kematian.

Untuk itulah perlu ada pencegahan dan pengobatan yang serius terkait penyakit ini. Salah satunya adalah suplementasi zink dan vitamin A. Berdasarkan artikel kesehatan dari Center for Sustainable Development tahun 2017, menyatakan bahwa zink merupakan mikronutrien yang mampu mencegah diare sekaligus mengurangi dampak kematian yang disebabkan oleh diare karena dapat mengurangi frekuensi Buang Air Besar. Sedangkan vitamin A berfungsi untuk mencegah berkembangnya infeksi yang menyebabkan diare bertambah parah sekaligus menghindari terjadinya kematian akibat berkembangnya tingkat kegawatan penyakit.

Kedua zat gizi tersebut terdapat pada produk Spirulina Pacifica yang merupakan superfood dengan kandungan mineral dan vitamin lengkap. Di dalam Spirulina Pacifica terdapat zink dan vitamin A yang dapat membantu tubuh melawan infeksi yang disebabkan oleh bakteri penyebab diare. Jika anda merasa makanan anda tidak dapat memenuhi kebutuhan ke dua zat gizi tersebut, maka tidak ada salahnya untuk mengkonsumsi Spirulina Pacifica agar terhindar dari diare. Cukup dengan konsumsi 5-10 tab/hari untuk anak-anak dan dewasa 15 tablet sehari.


Ditulis Oleh,
Rosshela Dali
avatar
Opterone

Jumlah posting : 25
Points : 57
Reputation : 0
Registration date : 12.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik