Latest topics
» Pusing jangan dibiarkan
Yesterday at 7:27 pm by sendi

» Makanan sahabat hati
Tue Jul 17, 2018 3:37 pm by sendi

» Menua dengan sukses.
Thu Jul 12, 2018 5:01 pm by sendi

» Waspada malnutrisi pada ibu hamil
Tue Jul 10, 2018 4:01 pm by sendi

» Inflamasi Datang? Hadang dengan Jeli Gamat Luxor!
Tue Jul 10, 2018 1:58 pm by Opterone

» Cegah ASD Ketika Hamil
Tue Jul 10, 2018 1:55 pm by Opterone

» Viirus, bakteri dan Daya tahan tubuh
Thu Jul 05, 2018 4:54 pm by sendi

» Intip Makanan Sehat Untuk Sel Telur Wanita
Tue Jul 03, 2018 3:13 pm by Opterone

» Ketika Nasi Sudah “Berubah”, Masihkah Kita Memerlukannya?
Tue Jul 03, 2018 3:09 pm by Opterone

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Tidak Makan Nasi Untuk Mencegah Risiko Diabetes? Benarkah?

Go down

Tidak Makan Nasi Untuk Mencegah Risiko Diabetes? Benarkah?

Post  Opterone on Wed Mar 14, 2018 3:50 pm

Semakin hari banyak orang yang mulai sadar terhadap kesehatan dan memikirkan pola makan apa yang baiknya dikonsumsi untuk menghindari penyakit dihari tua. Namun tak jarang masih banyak yang salah menarik kesimpulan karena tidak cukup baik menyerap informasi. Di era digital seperti sekarang informasi dengan mudah didapat, begitupula dengan masalah penting seperti pola makan dan gaya hidup yang sedang disoroti dunia. Contoh yang berkaitan adalah melonjaknya angka penderita Diabetes Mellitus (DM)  akibat konsumsi gula atau karbohidrat yang berlebih.

Banyak informasi yang menitik beratkan pencegahan DM dengan cara menghindari konsumsi karbohidrat atau nasi. Namun banyak disalah artikan dengan tidak makan nasi sama sekali. Taukah anda meniadakan makanan berkarbohidrat atau nasi dari pola makan bukanlah hal bijak dan dibenarkan dalam hal menjaga kesehatan. Karena sumber karbohidrat masih sangat diperlukan tubuh sebagai sumber energi utama.

Lalu bagaimana caranya agar tetap mengkonsumsi karbohidrat seperti nasi tetapi terhindar dari penyakit diabetes  ya?


Cara yang paling bijak dengan melakukan pembatasan dan pengurangan jumlahnya.

Bagaimana jika sudah membatasi konsumsi nasi tetapi gula darah tetap meninggi?  Apa yang harus dilakukan?

Bagi anda yang memiliki riwayat keluarga yang sudah terkena diabetes maka risiko terkena diabetes jauh lebih besar. Sehingga pembatasan nasi saja tidak cukup, anda memerlukan usaha ekstra seperti mulai rajin mengkonsumsi sayur tinggi serat serta menambahkan konsumsi sumber makanan mengandung kromium, yang terbukti meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin sehingga memperbaiki sel-sel yang telah resisten dan menstabilkan kadar gula darah.

Salah satu produk yang mengandung serat sekaligus kromium yang membantu anda dalam mengontrol gula darah adalah Spirulina Pacifica Luxor. Jadi bagi anda yang memiliki risiko tinggi diabetes dan sudah membatasi asupan nasi, anda bisa mengkonsumsi Spirulina Pacifica sebagai makanan fungsional. Cukup dengan mengkonsumsi 5-10 tab sehari serta menjaga konsumsi nasi maka akan membantu memperkecil risiko diabetes.

Lalu anda juga dapat menambahkan makanan fungsional Jeli Gamat Luxor karena Jeli Gamat Luxor mengandung kolagen dan Cell Growth Factor yang secara bersamaan bekerja memperbaiki kerusakan sel beta di pankreas, sehingga akan lebih banyak insulin yang dihasilkan untuk menurunkan kadar gula darah.


Ditulis Oleh,
Rosshela Dali
avatar
Opterone

Jumlah posting : 68
Points : 186
Reputation : 0
Registration date : 12.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas

- Similar topics

 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik