Latest topics
» Konsumsi Daging Berlebih? Waspada Risiko DM Tipe 2!
Tue Jun 12, 2018 3:18 pm by Opterone

» Wariskanlah Kesehatan Pada Keturunan Anda!
Tue Jun 12, 2018 3:15 pm by Opterone

» Waspada Osteoathritis Pada Wanita Hamil dan Pasca Melahirkan
Tue Jun 12, 2018 3:12 pm by Opterone

» Tak ada kembung saat puasa
Thu Jun 07, 2018 9:43 pm by sendi

» Daya tahan tubuh meningkat selama puasa
Tue Jun 05, 2018 11:54 am by sendi

» Benarkah Fast Food Berpengaruh Pada Kehamilan?
Mon Jun 04, 2018 2:00 pm by Opterone

» Sudah Sehatkah Pola Makan Keluarga Anda?
Mon Jun 04, 2018 1:56 pm by Opterone

» Flu saat Puasa
Sat Jun 02, 2018 2:49 pm by sendi

» Makan gorengan berapa banyak boleh dimakan ?
Thu May 31, 2018 2:24 pm by sendi

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Dermatitis pada kulit? Hadapi dengan JelGam dan SP

Go down

Dermatitis pada kulit? Hadapi dengan JelGam dan SP

Post  Opterone on Wed Apr 04, 2018 2:21 pm

Ketika saya mencuci pakaian dengan menggunakan deterjen, tak berapa lama saya merasakan gatal-gatal dan tiba-tiba kulit menjadi kering, memerah dan pecah-pecah. dokter menyatakan bahwa saya mengalami dermatitis atopik

Jika anda juga mengalami kejadian serupa seperti cerita diatas, kemungkinan anda memiliki penyakit dermatitis atopik. Dermatitis atopik merupakan kondisi kulit kronis dimana kulit mengalami peradangan, gatal, kering serta pecah-pecah. Keadaan ini berlangsung sementara namun akan terus berulang jika kontak langsung dengan pencetus alerginya.

Bicara masalah penyebab dermatitis atopik,  para peneliti menyatakan bahwa seseorang yang memiliki alergi dapat memiliki dermatitis atopik, seperti alergi makanan dan asma. Pemicu alergi seperti sabun, deterjen, cuaca dapat memicu terjadinya dermatitis atopik.

Gejala dermatitis akan memburuk ketika digaruk, karena garukan membuat kulit berdarah, semakin gatal, dan menyebabkan infeksi. Sebelum penyakit ini bertambah parah dan menimbulkan masalah lain ada baiknya  jika anda mulai menghindari penyebab alergi dan meningkatkan daya tahan tubuh.

Daya tahan tubuh sangat diperlukan untuk mencegah alergi sehingga dermatitis tidak timbul dan jika pun sudah timbul perlu ada penanganan cepat berkaitan dengan peningkatan sistem imunitas, memperbaiki kulit yang pecah-pecah dan  memerah akibat dermatitis.

Jeli Gamat Luxor dan Spirulina Pacifica Luxor memiliki peran ganda tersebut, kedua produk ini meningkatkan imunitas dan juga memperbaiki lapisan kulit yang pecah-pecah, meredakan ruam atau kemerahan pada kulit, sehingga kulit tampak normal kembali. Dalam Jeli Gamat Luxor mengandung omega 3 sedangkan didalam  Spirulina Pacifica Luxor terdapat beta karoten yang keduanya sama-sama berfungsi meningkatkan imunitas tubuh.

Kolagen dan Cell Growth Factor pada Jeli Gamat Luxor berfungsi untuk memperbaiki dan meregenerasi sel dan jaringan rusak sehingga gatal-gatal dan kulit pecah-pecah dapat teratasi. Konsumis 3x2 sdm Jeli Gamat Luxor dan 5-15 tab Spirulina Pacifica Luxor untuk mencegah dermatitis atopik.



Ditulis Oleh,
Rosshela
avatar
Opterone

Jumlah posting : 60
Points : 162
Reputation : 0
Registration date : 12.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik