Latest topics
» Menua dengan sukses.
Thu Jul 12, 2018 5:01 pm by sendi

» Waspada malnutrisi pada ibu hamil
Tue Jul 10, 2018 4:01 pm by sendi

» Inflamasi Datang? Hadang dengan Jeli Gamat Luxor!
Tue Jul 10, 2018 1:58 pm by Opterone

» Cegah ASD Ketika Hamil
Tue Jul 10, 2018 1:55 pm by Opterone

» Viirus, bakteri dan Daya tahan tubuh
Thu Jul 05, 2018 4:54 pm by sendi

» Intip Makanan Sehat Untuk Sel Telur Wanita
Tue Jul 03, 2018 3:13 pm by Opterone

» Ketika Nasi Sudah “Berubah”, Masihkah Kita Memerlukannya?
Tue Jul 03, 2018 3:09 pm by Opterone

» Sering marah-marah, ini dia dampaknya
Mon Jul 02, 2018 4:58 pm by sendi

» Cegah kelelahan berulang
Fri Jun 29, 2018 4:17 pm by sendi

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


nasi putih dan indeks glikemik

Go down

nasi putih dan indeks glikemik

Post  sendi on Mon Apr 23, 2018 5:00 pm

Makan nasi adalah sebuah kepastian bagi sebagian dari kita, rasanya belum makan kalau belum makan nasi. Lalu seperti sebuah kebiasaan makan nasi hangat rasanya jauh lebih nikmat dibanding nasi dingin, rasanya banyak yang setuju dengan hal ini bukan? Namun pernahkah kita menanyakan apakah nasi hangat lebih sehat dikonsumsi dibanding nasi dingin ? Khususunya jika memperhatikan indeks glikemiknya. Ya ternyata nasi dingin indeks glikemik nya lebih rendah jika dibandingkan dengan nasi panas. Tapi bukan berati makan nasi dingin banyak-banyak juga baik bagi penderita diabetes ya. Jumlah, jadwal dan jenis tetap harus diperhatikan.

Indeks Glikemik adalah sistem peringkat makanan yang mengandung karbohidrat. Angka ini menjadi indkator seberapa cepat makanan yang dikonsumsi memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh
Beberapa jenis makanan yang indeks glikemiknya tinggi antara lain kentang, nasi putih, gula, roti putih, dan minuman bersoda dan yang manis. Sedangkan makanan dengan indeks glikemik rendah dan sedang adalah makanan yang dicerna tubuh secara perlahan dan menyebabkan kenaikan kadar gula darah secara bertahap. Contoh makanan tersebut antara lain kacang-kacangan, buah-buahan, sayuran (tidak termasuk buah kering) dan makanan dengan biji-bijian utuh seperti bubur havermut.
Jika disebut dalam angka, ( dari berbagai sumber) tinggi rendahnya kadar indeks glikemik umumnya dapat dikategorikan sebagai berikut:
• IG Rendah: 55 atau kurang dari 55.
• IG Sedang: 56 – 69.
• IG Tinggi: 70 atau lebih dari 70.

Akan tetapi angka indeks glikemik dapat berubah terutama jika makanan tersebut telah diolah bersama dengan bahan lain atau dengan cara tertentu. Selain itu, ada beberapa faktor yang menentukan perubahan tinggi rendahnya IG: seperti tingkat kematangan buah yang mempengaruhi indeks Glikemik, Semakin banyak porsi makanan berkarbohidrat yang dikonsumsi akan semakin mempengaruhi kadar gula darah.
Memang kurang memungkinkan jika memilih makanan berdasarkan indeks glikemik karena tidak semua mencantumkan nya dalam kemasan. Namun bagi penderita diabtes yang telah terbiasa mengelola makanan dengan baik tentu telah dapat memilah makanan dengan meningkatkan konsumsi serat dan membatasi konsumsi karbohidrat olahan.
Untuk mengontrol kadar gula darah latihan atau olahraga sangat membantu sehingga mari sempatkan waktu untuk bergerak .
Jangan lupa sertakan Spirulina Pacifica dalam menu harian ya, dengan mineral chromium membantu meningkatkan sensitivitas pankreas dalam memproduksi hormon insulin. Konsumsi 15 tab sehari sangat baik untuk melengkapi menu harian anda.

sendi

Jumlah posting : 877
Points : 2508
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik