Latest topics
» Menua dengan sukses.
Thu Jul 12, 2018 5:01 pm by sendi

» Waspada malnutrisi pada ibu hamil
Tue Jul 10, 2018 4:01 pm by sendi

» Inflamasi Datang? Hadang dengan Jeli Gamat Luxor!
Tue Jul 10, 2018 1:58 pm by Opterone

» Cegah ASD Ketika Hamil
Tue Jul 10, 2018 1:55 pm by Opterone

» Viirus, bakteri dan Daya tahan tubuh
Thu Jul 05, 2018 4:54 pm by sendi

» Intip Makanan Sehat Untuk Sel Telur Wanita
Tue Jul 03, 2018 3:13 pm by Opterone

» Ketika Nasi Sudah “Berubah”, Masihkah Kita Memerlukannya?
Tue Jul 03, 2018 3:09 pm by Opterone

» Sering marah-marah, ini dia dampaknya
Mon Jul 02, 2018 4:58 pm by sendi

» Cegah kelelahan berulang
Fri Jun 29, 2018 4:17 pm by sendi

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Atasi Gizi Buruk Pada Balita Bersama Produk Luxor

Go down

Atasi Gizi Buruk Pada Balita Bersama Produk Luxor

Post  Opterone on Wed May 09, 2018 2:31 pm

Dilansir dari Jawapos.com Angka Gizi buruk yang ada di Indonesaia masih cukup tinggi. 6,5 juta anak di Indonesia menderita gizi buruk. Belum lama ini pula tersiar kabar kasus gizi buruk pada balita di suku Asmat merenggut nyawa 71 balita. Permasalahan gizi buruk yang tiada habisnya membuat publik bertanya-tanya, sebetulnya apa yang menjadi penyebab gizi buruk dan mengapa penyakit ini dapat menimbulkan kematian pada balita?

Gizi buruk adalah keadaan kurang zat gizi tingkat berat yang disebabkan karena rendahnya asupan energi dan protein dalam kurun waktu cukup lama yang ditandai dengan status gizi sangat kurus. Dampak dari gizi buruk adalah terjadinya penurunan kecerdasan, rabun, dan lebih rentan terserang penyakit yang jika dibiarkan begitu saja akan berujung kematian.

Dalam penanganan gizi buruk yang sudah berjalan, balita diberikan makanan tambahan atau PMT (susu dan biskuit) oleh dinas kesehatan.  Namun penanganan ini dirasa belum maksimal dalam mengendalikan kasus gizi buruk di Indonesia, terutama untuk wilayah endemik seperti suku Asmat. Harus ada alternatif makanan tambahan lain yang membantu memaksimalkan program pemerintah serta terbukti meningkatkan berat badan balita. Alternatif yang tentunya perlu dicoba adalah pemberian makanan fungsional pada balita gizi buruk.

Mengapa makanan fungsional diperlukan?

Sumber makanan tinggi protein merupakan sumber asupan yang paling dibutuhkan dalam penanganan balita gizi buruk. Namun yang menjadi permasalahan, butuh berapa lama dan berapa banyak sumber protein hewani yang harus dikonsumsi untuk memulihkan status gizi balita? Belum lagi balita gizi buruk sangat rewel dan cengeng, sehingga orang tua sulit memasukkan makanan ke dalam mulutnya.

Disinilah letak pentingnya makanan  fungsional yang mudah dikonsumsi serta mengandung protein tinggi. Salah satunya Jeli Gamat Luxor dan Spirulina Pacifica Luxor.

Jeli Gamat Luxor dan Spirulina Pacifica Luxor pilihan tepat untuk balita gizi buruk

Dalam Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia yang dilakukan di Semarang tahun 2015, Dr.Ir Delianies P, MSc seorang pakar kelautan UNDIP menyatakan teripang atau gamat yang menjadi kandungan utama produk Jeli Gamat Luxor mengandung protein tinggi yang sangat dibutuhkan selama masa pertumbuhan dan perkembangan balita, terutama untuk balita yang terindikasi penyakit gizi buruk.

Sedangkan Spirulina Pacifica Luxor mengandung asam amino non-esensial maupun esensial yang dibutuhkan balita terhindar dari masalah gizi buruk.  Hal ini telah dibuktikan dalam jurnal penelitian yang dikeluarkan oleh Centre of Education and Nutritional Rehabilitation of Ouagadougou yang melakukan penelitian pada balita di Afrika Barat. Balita yang terindikasi gizi buruk meningkat berat badannya setelah diberikan Spirulina. Bukan hanya terjadi kenaikkan berat badan saja, efek yang ditimbulkan akibat gizi buruk seperti kadar hemoglobin menurun, indikasi rabun dapat teratasi berkat Spirulina.

Ditulis Oleh,
Rosshla Dali
avatar
Opterone

Jumlah posting : 68
Points : 186
Reputation : 0
Registration date : 12.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik