Latest topics
» Jika ideal sulit, mari sehat mendekati ideal
Thu Sep 20, 2018 4:35 pm by sendi

» Asam lambung, makanan dan Jeli Gamat
Tue Sep 18, 2018 3:39 pm by sendi

» Makanan sahabat jantung & cara pengolahannya
Mon Sep 17, 2018 4:51 pm by sendi

» Diet Keto Aman dengan Gamat dan Spirulina
Fri Sep 14, 2018 9:45 am by opterone

» Gamat & Spirulina Makanan Cerdas Menutrisi dan Mengobati
Fri Sep 14, 2018 9:37 am by opterone

» Makanan pencegah pikun
Thu Sep 13, 2018 3:10 pm by sendi

» Parkinson dan Jeli Gamat Luxor
Mon Sep 10, 2018 2:00 pm by opterone

» Pencernaan Bermasalah Pada Penderita Diabetes
Mon Sep 10, 2018 1:49 pm by opterone

» Makan larut malam bagi penderita DM bolehkah ?
Thu Sep 06, 2018 6:05 pm by sendi

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Parkinson dan Jeli Gamat Luxor

Go down

Parkinson dan Jeli Gamat Luxor

Post  opterone on Mon Sep 10, 2018 2:00 pm


Sumber : Google Picture

Gerakan tangan yang tak terkontrol atau gemetar, kekakuan otot dan gerakan melambat merupakan gejala dari penyakit parkinson. Penyakit yang berhubungan dengan motorik ini menyerang sekitar 22.000 orang di Jerman dan 1 juta orang di U.S. Penyakit ini disebabkan rusaknya sel syaraf otak dan biasanya dialami penduduk usia lanjut. Penyakit ini merupakan penyakit yang belum bisa disembuhkan. Namun seorang peneliti dari Jerman, Dr. dr. Michela Deleidi peneliti di Institusi Hertie kajian tentang otak dan Univeritas Tübingen, melaporkan Nicotinamide Riboside (NAD)–nama lain dari vitamin B3 memiliki kemungkinan  dapat dijadikan sebagai alternatif pengobatan bagi penderita parkinson.

“Substansi ini (vitamin B3) menstimulasi metabolisme energi yang akan berefek pada sel syaraf otak dan memproteksi sel syaraf tersebut dari kematian” papar Dr. dr. Michela Deleidi.  Penelitian tersebut pun telah ter-publish dalam jurnal Cell Reports. Vitamin B3 sendiri banyak terdapat pada daging-dagingan dan ikan namun, konsumsi kedua bahan makanan tersebut sangat kurang di Indonesia. Perlu adanya alternatif lain yang mampu mencegah terjadinya Parkinson pada hari tua. Belum lagi jika konsumsi daging secara berlebihan dapat menyebabkan masalah seperti asam urat dan juga kolesterol tinggi.

Selain vitamin B3 menurut Bouaquest et al, 2011 omega 3 juga dapat dijadikan sebagai treatment terbaik untuk penyakit yang disebabkan kerusakan sistem syaraf otak seperti parkinson. Kandungan flavonoid juga dipercaya mampu menghambat terjadinya parkinson, pernyataan itu telah dibuktikan melalui beberapa penelitian.

Vitamin B3 yang banyak terdapat pada daging dan tidak mampu untuk dikonsumsi kebanyakan orang karena masalah kesehatan atau kendala biaya dapat digantikan dengan konsumsi Spirulina Pacifica. Tak hanya vitamin B3, flavonoid juga terdapat di Spirulina Pacifica. Sehingga 2 zat gizi ini dapat membantu penderita Parkinson. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah proteksi sistem syaraf yang dapat dilakukan dengan bantuan omega 3 yang terdapat pada Jeli Gamat Luxor.

Jeli Gamat Luxor membantu untuk melindungi syaraf otak sekaligus meregenerasi sel-sel yang telah mengalami kerusakan pada sistem syaraf sehingga gejala motorik yang ditimbulkan dapat teratasi. Jeli Gamat & Spirulina Pacifica Luxor juga sangat baik diberikan kepada manula yang sudah sering pikun atau pada usia remaja yang mengalami masalah konsentrasi  saat belajar.


Ditulis Oleh,
Rosshela

opterone

Jumlah posting : 80
Points : 224
Reputation : 0
Registration date : 12.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik