Latest topics
» yang dipantang ketika sedang diet
Tue Jul 11, 2017 2:37 pm by sendi

» Ayo cek kesehatan setelah lebaran
Tue Jul 04, 2017 5:05 pm by sendi

» Jaga pola makan di hari raya
Sun Jun 25, 2017 2:49 pm by sendi

» Tips Mudik Aman bagi pengidap DM
Wed Jun 21, 2017 3:48 pm by sendi

» Perhatikan Kesehatan saat mudik dengan cermat
Mon Jun 19, 2017 4:11 pm by sendi

» Sahur, haruskah makan lebih banyak ?
Thu Jun 08, 2017 5:00 pm by sendi

» Menu bersantan, amankah ?
Wed Jun 07, 2017 5:52 pm by sendi

» Vitamin Mineral Penting saat Puasa
Mon Jun 05, 2017 4:18 pm by sendi

» Vit C dan Kepadatan Tulang
Sat Jun 03, 2017 11:46 pm by felixia28

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


ANAK GEMUK, SEHATKAH ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

ANAK GEMUK, SEHATKAH ?

Post  sendi on Thu Apr 25, 2013 4:08 pm

ANAK GEMUK, SEHATKAH ?

Tak dapat dipungkiri bahwa saat ini anak lebih suka menghabiskan banyak waktu di depan televise entah itu menonton televise atau bermain games. Permainan tradisional berkelompok sudah mulai ditinggalkan. Namun perlu waspada dalam mengawasi anak yang bermain menyendiri dengan perangkat audiovisual ini karena ada hubungannya dengan kesehatan anak. Perlu diketahui bahwa Hampir separuh dari anak usia 8-16 tahun menonton tv 3-5 jam setiap harinya.

Akifitas fisik anak yang menghabiskan banyak waktu di depan layar tv atau monitor akan menurun dan akhirnya berat badan mereka akan meningkat dua kali lipat. Dalam satu decade ini dikatakan bahwa hamper 1 dari 5 anak mengalami kelebihan berat badan, peningkatan obesitas ini terjadi pada anak dan remaja di segala usia,ras dan gender. Anak obes memiliki penyakit diabetes tipe 2 yang dulunya hanya terjadi pada orang dewasa. Anak-anak yang obes, setelah dewasa akan cenderung menjadi obes juga. Hal ini menempatkan anak pada resiko lebih besar untuk sakit jantung, tekanan darah tinggi, dan stroke saat dewasa.

Pada keadaan obes setiap anak perlu diberikan konseling selain juga diperiksa oleh dokter untuk skrining kolesterol, uji fungsi hati, dan diabetes. Pada keadaan tertentu pelru dilakukan USG perut untuk melihat apakah ada perlemakan hati.

Ada tips sederhana yang dapat dilakukan di rumah untuk mengatasi berat badan anak :
- Makan bersama keluarga di meja makan
- Tidak membawa makanan di depan televise baik makanan berat atau makanan kecil
- Jangan menggunakan makanan sebagai hadiah
- Nikmatilah makanan dan kebersamaan dimeja makan
- Ganti camilan anak dengan buah yang mereka sukai
- Ganti sirup atau minuman ringan dengan jus buah buatan sendiri tanpa gula
Jika pola makan anak sudah baik, pertahankan dan atur menu makanan anak agar lebih banyak mengonsumsi makanan segar ketimbang makanan sarat lemak namun rendah gizinya.
Sebagaisuplemen Spirulina Pacifica dapat dijadikan pilihan ibu untuk menyuplai kecukupan gizi mulai dari protein , asam lemak esensial, vitamin,mineral,antiokisdan. Cukup 5-10 tablet sehari anak sudah dapat mulai mengonsumsi Spirulina setelah sarapan dan saat pulang sekolah.

Bagi anak yang sulit menelan tablet spirulina Pacifia dapat dihaluskan lalu dimakan bersama Jeli Gamat ataupun dengan jus buah.

Anak gemuk tidak sama dengan anak sehat. Anak yang enerjik dengan aktifitas yang normal tentu jauh lebih sehat.


sendi

Jumlah posting : 801
Points : 2278
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik