Latest topics
» Peduli Terhadap Kesehatan Kulit? Ingat Selalu Produk Luxor
Mon Feb 19, 2018 11:14 am by Opterone

» pilih pilih sumber protein
Sat Feb 17, 2018 3:31 pm by sendi

» Makan Seimbang dan Jangan Lupakan Spirulina Pacifica
Wed Feb 14, 2018 1:36 pm by Opterone

» Manfaat Ex-tar C Plus yang Mungkin Belum Anda Ketahui
Wed Feb 14, 2018 1:32 pm by Opterone

» Hoisom, Imlek dan Kesehatan
Tue Feb 13, 2018 4:52 pm by sendi

» 6 langkah baik untuk kesehatan keluarga
Fri Feb 09, 2018 12:16 pm by sendi

» Yang baik untuk penderita Diabetes
Wed Feb 07, 2018 4:21 pm by sendi

» Terhindar dari Penyakit Jantung Akibat Diabetes? Ini Jawaban
Mon Feb 05, 2018 2:48 pm by Opterone

» Gout dan Sayuran Hijau?
Mon Feb 05, 2018 2:44 pm by Opterone

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


YOU ARE WHAT YOU EAT

Go down

YOU ARE WHAT YOU EAT

Post  sendi on Mon Aug 26, 2013 6:20 pm

You are what you eat, sudah pernah atau sering kita dengar. Meski tau maknanya namun memang sulit mengatur pola makan jika sudah menyangkut selera. Namun tentu saja tidak ada selalu demikian karena saat ini sudah banyak kesadaran yang muncul mengatur pola makan yang tujuannya satu yakni menjadi lebih sehat.

Penyumbang lemak jenuh paling tinggi memang berasal dari makanan hewani, sedangkan tumbuhan tidak mengandung kolesterol. Lemak jenuh cenderung meningkatkan kadar kolesterol di dalam darah. Hasil penelitian Seventh Day Adventists with Differing Dietary Habits yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition, Dr. R.L Philips dan kawan-kawan mengungkapkan hasil penelitiannya terhadap 24 ribu orang adventis sebagai vegetarian selama 6 tahun. Penelitian tersebut mengungkapkan bahwa kematian yang disebabkan penyakit jantung koroner pada wanita dan pria 35-64 tahun adalah 72% lebih rendah daripada masyarakat umum dalam kelompok umur yang sama.

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Dr. FR Ellis dan Dr T Sanders melalui majalah Ameican Heart Journal melaporkan bahwa empat pasiennya yang emndapat rasa nyeri di dana setelah dirawat selama 5 bulan dengan memberikan makanan dengan produk hewan sangat rendah ,rasa nyeri mulai hildang dan dapat melakukan kegiatan berat tanpa menderita. Setelah diteliti 5 tahun kemudian para pasiennya tidak menunjukan gejala nyeri lagi.
Dari penelitian diatas memang pola makan mempengaruhi kesehatan secara nyata. Namun kadang memang sulit mengatur jika aktifitas atau kegiatan sering bersinggungan dengan jamuan makan. Cara menyiasatinya mungkin dapat melakukan bergantian (selang –seling) atau sebelum makan lebih dahulu mengonsumsi salad atau buah agar memberikan rasa kenyang sehingga konsumsi hewani menjadi lebih sedikit.

Jangan lupa pula sertakan Vitaluxor 2x1 softgel setiap hari untuk membantu menjaga kolesterol agar berada dalam ambang normal dalam darah. Vitaluxor mengandung EPA dan DHA juga vitamin E yang menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah. Menurunkan tekanan darah tinggi dan trigliserida.

sendi

Jumlah posting : 836
Points : 2385
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik