Latest topics
» yang dipantang ketika sedang diet
Tue Jul 11, 2017 2:37 pm by sendi

» Ayo cek kesehatan setelah lebaran
Tue Jul 04, 2017 5:05 pm by sendi

» Jaga pola makan di hari raya
Sun Jun 25, 2017 2:49 pm by sendi

» Tips Mudik Aman bagi pengidap DM
Wed Jun 21, 2017 3:48 pm by sendi

» Perhatikan Kesehatan saat mudik dengan cermat
Mon Jun 19, 2017 4:11 pm by sendi

» Sahur, haruskah makan lebih banyak ?
Thu Jun 08, 2017 5:00 pm by sendi

» Menu bersantan, amankah ?
Wed Jun 07, 2017 5:52 pm by sendi

» Vitamin Mineral Penting saat Puasa
Mon Jun 05, 2017 4:18 pm by sendi

» Vit C dan Kepadatan Tulang
Sat Jun 03, 2017 11:46 pm by felixia28

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Gula, bagaimana jika dikonsumsi berlebihan ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Gula, bagaimana jika dikonsumsi berlebihan ?

Post  sendi on Tue Apr 15, 2014 6:58 am

Seperti garam, gula rasanya setiap hari juga dikonsumsi oleh kita baik saat sarapan dalam bentuk tambahan untuk teh atau kopi atau dalam bentuk makanan lain seperti cake, permen ataupun sirup. Berapa banyak gula yang kita makan setiap hari ? bisa saja tidak pasti kadang 2-3 sendok teh atau bahkan lebih daripada itu. Sebenarnya amankah gula pasir kita konsumsi setiap hari ? atau berapa batasan yang aman mengonsumsi gula pasir ? info ini mungkin dapat membantu.
Gula, selain gula pasir (sukrosa) dan gula merah ada juga jenis gula lain yaitu gula alkohol, gula sakarin dan gula aspartam. Gula alkohol umumnya digunakan sebagai bahan pembuar permen, nilai kalorinya lebih rendah dibandingkan gula pasir, aman dikonsumsi asal tidak berlebihan yang kita kenal dengan nama sorbitol, xylitol.
Gula buatan sakarin. Biasa digunakan untuk minuman ringan khusus diet. Masih bisa dikonsumsi anak dalam batas 50 - 300 mg/kg berat badan. Tingkat rasa manisnya sekitar 300 - 400 kali sukrosa.
Gula buatan aspartam. Umum digunakan untuk pemanis khusus untuk diet. Tingkat rasa manisnya kira-kira 200 kali sukrosa. Kurang aman dikonsumsi anak karena bisa memicu penumpukan fenilalanin (salah satu kandungan aspartam) menjadi tirosin pada jaringan saraf.
Gula pasir atau gula putih atau sukrosa mudah diserap tubuh namun konsumsinya disarankan tidak lebih dari 6 sendok teh sehari . Terlalu banyak mengonsumsi sukrosa dapat menyebabkan kegemukan karena sumber energi yang tidak dipakai disimpan menjadi lemak dan juga merusak enamel gigi. Dalam sebuah situs disebutkan dalam sebuah penelitian di Finlandia terbukti anak-anak yang asupan sukrosanya rendah memiliki kualitas pertumbuhan dan asupan nutrisi yang lebih baik dalam jangka panjang. "Selain itu, anak yang sukrosanya rendah memiliki peningkatan tinggi badan 1,5 cm lebih panjang dibanding anak yang sering mengasup sukrosa,"
Gula buah atau fruktosa merupakan jenis gula yang aman bagi anak dan dewasa.

Pembatasan gula dan garam dalam makanan kemasan kedepannya merupakan bentuk perhatian yang perlu dilakukan agar anak-anak tidak berlebihan dalam mengasup gula dan garam.
Lalu gangguan kesehatan apakah yang berhubungan dengan garam dan gula... akan hadir pada edisi selanjutnya .

sendi

Jumlah posting : 801
Points : 2278
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik