Latest topics
» Kromium kendalikan Kolesterol
Thu Jan 19, 2017 5:56 pm by Firman

» Pentingnya Glukosamin Si Pelumas Sendi
Tue Jan 17, 2017 4:48 pm by Firman

» Manfaat Polisakarida dalam Spirulina Pacifica
Sat Jan 14, 2017 12:11 pm by Firman

» Vitamin C atau Asam Askorbat
Fri Jan 13, 2017 5:24 pm by Firman

» Meringankan Asma dengan Omega 3
Thu Dec 22, 2016 4:01 pm by Firman

» Tips Memilih Suplemen Minyak Ikan yang Berkualitas
Thu Dec 15, 2016 11:46 am by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 2)
Wed Dec 07, 2016 2:14 pm by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Makroangiopati & Mikroangipati

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Makroangiopati & Mikroangipati

Post  sendi on Fri Oct 24, 2014 6:53 am

Masih menyambung topik yang lalu mengenai komplikasi DM, ada baiknya mengetahui 2 jenis komplikasi utama yaitu mikroangiopati dan makroangiopati. Mikroangipati, kerusakan pada pembuluh darah kecil menyebabkan kerusakan ginjal (nefrofati), kerusakan saraf (neuropati) dan kerusakan retina (retinopati), Sebaliknya makroangipati terjadi kelainan pada pembuluh darah besar yang dapat menyebabkan penderita mengalamai gangguan jantung dan stroke.

Gangguan fungsi penglihatan bukan hanya retinopati saja seperti yang diulas pada topik sebelumnya namun juga dapat menyebabkan katarak, glaukoma, dan radang kelopak mata. Penderita DM baik yang tipe 1 atau 2 memiliki resiko yang sama terkena komplikasi ini. Meski tak terjadi dalam waktu yang singkat penderita perlu wasapada dalam kurun waktu 5 tahun gangguan penglihatan mulai terjadi. Awalnya tanpa gejala, sehingga seseorang tak menyadarinya, ketika sudah dirasakan ada gangguan ternyata sudah mencapai tahap stadium lanjut . oleh karena itu ada baiknya untuk mengetahui lebih dini dengan memeriksakan mata secara berkala setiap tahun.

Komplikasi muncul karena gula darah tak stabil melonjak tinggi tak terkendali kadang tanpa disadari. Jika tidak diatasi dalam jangka waktu panjang inilah yang dapat mengganggu kinerja organ tubuh seseorang. Kembali kepada pengendalian DM bahwa jenis, jumlah dan jadwal makan memang harus diperhatikan dengan benar. Selain itu aktifitas fisik atau olahraga teratur dapat mengendalikan kadar gula darah. Sosialisasi juga diperlukan untuk mengendalikan emosi ketika emosi baik dan tekanan darah normal maka kualitas hidup penderita DM pun akan turut membaik.

Hidup berdamai dengan Diabetes bisa dilakukan ....

Bersambung...

sendi

Jumlah posting : 772
Points : 2191
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik