Latest topics
» yang dipantang ketika sedang diet
Tue Jul 11, 2017 2:37 pm by sendi

» Ayo cek kesehatan setelah lebaran
Tue Jul 04, 2017 5:05 pm by sendi

» Jaga pola makan di hari raya
Sun Jun 25, 2017 2:49 pm by sendi

» Tips Mudik Aman bagi pengidap DM
Wed Jun 21, 2017 3:48 pm by sendi

» Perhatikan Kesehatan saat mudik dengan cermat
Mon Jun 19, 2017 4:11 pm by sendi

» Sahur, haruskah makan lebih banyak ?
Thu Jun 08, 2017 5:00 pm by sendi

» Menu bersantan, amankah ?
Wed Jun 07, 2017 5:52 pm by sendi

» Vitamin Mineral Penting saat Puasa
Mon Jun 05, 2017 4:18 pm by sendi

» Vit C dan Kepadatan Tulang
Sat Jun 03, 2017 11:46 pm by felixia28

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Bahaya anemia pada ibu hamil

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Bahaya anemia pada ibu hamil

Post  sendi on Wed Nov 05, 2014 10:23 pm

Ketika seorang perempuan menjalani masa kehamilan, tentu bukan hanya rasa bahagia yang terjadi pada ibu namun juga rasa was was akan kesehatan ibu dan calon bayi dalam kandunga. Buku kesehatan atau panduan dalam menjalani masa kehamilan banyak dicari tak lain agar ibu dan bayi selama 9 bulan dalam keadaan kesehatan yang optimal. Sejatinya memang demikian , namun ada kalanya kendala terjadi di masa kehamilan. Selain morning sickness, calon ibu beresiko mengalami anemia selama kehamilan ( dan juga diabetes, hipertensi atau keracunan kehamilan seperti yang pernah diulas dalam forum ini yaitu preeklamsia-eklamsia). Anemia diwaspadai terjadi pada ibu hamil. Kekurangan zat besi bisa berakibat fatal bagi janin. Oleh karena itu suplementasi zat besi disarankan selama kehamilan ( juga kalsium dan asam folat). Apa resiko ibu hamil jika mengalami Anemia ? Topik kali ini akan mengulas resiko anemia pada ibu hamil

Selama kehamilan, tubuh ibu memproduksi lebih banyak darah untuk menopang pertumbuhan bayi. Jika tidak mendapatkan asupan zat besi yang cukup atau zat gizi lain tertentu, tubuh mungkin tidak mampu menghasilkan jumlah sel darah merah yang dibutuhkan untuk membuat tambahan darah. Ibu hamil yang mengalami anemia akan merasa lelah dan lemah , resiko terberatnya adalah ibu dapat mengalami komplikasi serius atau bayi lahir sebelum waktunya atau premature

Anemia pada ibu hamil dapat disebabkan karena kekurangan zat besi, asam folat maupun vitamin B 12 . Anemia dapat membuat sang ibu merasa lelah dan lemah. Jika anemia terjadi secara signifikan dan tidak diobati, ia dapat meningkatkan risiko komplikasi serius, seperti kelahiran premature, ataupun bayi lahir cacat. Hati-hati jika ibu hamil mengalami : morning sickness, hamil dengan anak kembar, hamil di usia muda (remaja), dan mengalami masalah kehamilan yang berat ( baik secara fisik maupun psikis) maka resiko anemia akan menjadi lebih besar.

Gejala yang paling umum dari anemia selama kehamilan adalah:
Kulit, bibir, dan kuku pucat
Merasa lelah atau lemah
Pusing
Sesak napas
Detak jantung yang cepat
Sulit berkonsentrasi

Pada tahap awal, anemia mungkin tidak memiliki gejala yang jelas. Dan banyak diantara gejala yang dirasakan sering terjadi di masa kehamilan. Jadi, pastikan ibu hamil untuk mendapatkan tes darah rutin ketika melakukan pemeriksaan kehamilan, agar anemia dapat terdeteksi sedini mungkin.

Jika seorang ibu hamil mengalami anemia selama kehamilannya, dapat disarankan untuk mengonsumsi suplemen zat besi dan/atau suplemen asam folat di samping vitamin prenatal lainnya. Sumber makanan kaya zat besi dan asam folat seperti daging, telur dan susu disarankan untuk dikonsumsi. Jantan lupa juga untuk mengonsumsi vitamin C agar penyerapan zat besi menjadi optimal.
Spirulina Pacifica dan Extar C Plus dapat dikonsumsi sebagai sumber asam folat, zat besi dan vitamin B 12 tentu dengan Vitamin C dalam Ex tar C Plus ibu dapat menghindari resiko anemia. Spirulina Pacifica aman bagi ibu hamil, tidak mengandung garam sehingga tidak mneningkatkan resiko hipertensi. Konsumsi Spirulina Pacifica 5-10 tab selama kehamilan juga baik untuk pencernaan . BAB menjadi lancar dan resiko sembelit selama hamil pun dapat diminimalkan. Ayo jaga kondisi kesehatan 9 bulan masa kehamilan agar ibu dan bayi sehat.

sendi

Jumlah posting : 801
Points : 2278
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik