Latest topics
» yang dipantang ketika sedang diet
Tue Jul 11, 2017 2:37 pm by sendi

» Ayo cek kesehatan setelah lebaran
Tue Jul 04, 2017 5:05 pm by sendi

» Jaga pola makan di hari raya
Sun Jun 25, 2017 2:49 pm by sendi

» Tips Mudik Aman bagi pengidap DM
Wed Jun 21, 2017 3:48 pm by sendi

» Perhatikan Kesehatan saat mudik dengan cermat
Mon Jun 19, 2017 4:11 pm by sendi

» Sahur, haruskah makan lebih banyak ?
Thu Jun 08, 2017 5:00 pm by sendi

» Menu bersantan, amankah ?
Wed Jun 07, 2017 5:52 pm by sendi

» Vitamin Mineral Penting saat Puasa
Mon Jun 05, 2017 4:18 pm by sendi

» Vit C dan Kepadatan Tulang
Sat Jun 03, 2017 11:46 pm by felixia28

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


lemak, gerak tubuh dan diabetes

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

lemak, gerak tubuh dan diabetes

Post  sendi on Tue Mar 03, 2015 7:13 am

Lagi-lagi soal diabetes, dari banyak hal diabetes dapat diulas tentu dengan tujuan agar kita semakin waspada karena diabetes dan komplikasinya memang perlu diketahui lebih dini. Kini perihal diabetes dan lemak tubuh. .Menurut panduan terbaru dari American Diabetes Association (ADA), mereka yang memiliki indeks massa tubuh (IMT) 23 atau lebih juga harus melakukan screening diabetes tipe 2. IMT adalah perbandingan antara berat badan dengan tinggi badan kuadrat. Rumus penghitungannya adalah IMT = berat badan (kg) dibagi tinggi badan (meter kuadrat).

Rekomendasi ADA tersebut terutama ditujukan untuk orang-orang keturunan Asia. ADA menyebutkan, orang Asia dengan IMT 23 juga perlu melakukan pemeriksaan. Walau IMT 23 masih tergolong berat badan yang normal, tapi komposisi tubuh orang Asia membuatnya lebih beresiko. Penumpukan lemak di sekitar pinggang dan perut. lebih beresiko bagi kesehatan dibandingkan dengan lemak di paha atau bagian tubuh lainnya. Berbeda dengan penyakit infeksi penyakit diabetes memang tak bisa disembuhkan, namun jelas bisa dikendalikan dengan melakukan kombinasi diet dan olahraga

Lalu seberapa besar pengaruh olahraga dalam menurunkan gula darah ? ini mungkin jawabannya. Menurut riset terbaru dari University of Otago di Selandia Baru, rutinitas jalan kaki di sela jam kantor efektif menurunkan risiko diabetes. Bahkan hal itu lebih efektif ketimbang melakukan jalan cepat 30 menit sebelum berangkat kerja.Dalam riset ini, responden yang berjalan keliling selama satu menit 40 detik memiliki gula darah dan kadar insulin lebih rendah. Peningkatan kadar gula darah dan insulin adalah lampu merah untuk timbulnya diabetes.

Pilihan hidup sehat dengan cara sederhana kini

sendi

Jumlah posting : 801
Points : 2278
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik