Latest topics
» Peduli Terhadap Kesehatan Kulit? Ingat Selalu Produk Luxor
Mon Feb 19, 2018 11:14 am by Opterone

» pilih pilih sumber protein
Sat Feb 17, 2018 3:31 pm by sendi

» Makan Seimbang dan Jangan Lupakan Spirulina Pacifica
Wed Feb 14, 2018 1:36 pm by Opterone

» Manfaat Ex-tar C Plus yang Mungkin Belum Anda Ketahui
Wed Feb 14, 2018 1:32 pm by Opterone

» Hoisom, Imlek dan Kesehatan
Tue Feb 13, 2018 4:52 pm by sendi

» 6 langkah baik untuk kesehatan keluarga
Fri Feb 09, 2018 12:16 pm by sendi

» Yang baik untuk penderita Diabetes
Wed Feb 07, 2018 4:21 pm by sendi

» Terhindar dari Penyakit Jantung Akibat Diabetes? Ini Jawaban
Mon Feb 05, 2018 2:48 pm by Opterone

» Gout dan Sayuran Hijau?
Mon Feb 05, 2018 2:44 pm by Opterone

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Hepatitis A, B, C, D, E

Go down

Hepatitis A, B, C, D, E

Post  sendi on Fri Sep 04, 2015 6:02 pm

Seperti abjad hepatitis banyak jenisnya dari A hingga E. Apakah hepatitis A dapat berlanjut menjadi hepatitis E ? Apakah ada hepatitis yang dapat sembuh total ? Atau adalah hepatitis yang beresiko fatal ? Dalam forum ini pernal diulas mengenai hepatitis. Tak ada salah nya mengingat kembali sekaligus menjadi info ringkas di awal september ini.
Hepatitis A adalah jenis hepatitis yang bersifat akut dan sembuh spontan tanpa sisa serta tidak menyebabkan infeksi kronik.Tak ada pengobatan khusus hanya pengobatan pendukung saja yang diberikan. Dapat dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan berperilaku hidup sehat. Hal ini disebabkan karena penularan virus hepatitis A melalui anus ke mulut atau fecal oral. Gejala yang didapati bisa saja seperti gejala demam serupa flu yait sakit kepala, mual dan muntah.
Hepatitis B Penularannya 95% terjadi saat persalinan, penularan lain dapat terjadi ketika melakukan transfusi darah, jarum suntik yang tercemar , pisau cukur , tatoo dan transplantasi organ. Pencegahan bisa melalui vaksinasi . JIka bayi terinfeksi virus hepatitis B dari ibunya maka virus akan hidup dalam dirinya jika tak segera ditangani maka dapat berkahir pada sirosis hati atau kanker hati
Bersambung ....

sendi

Jumlah posting : 836
Points : 2385
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik