Latest topics
» Kromium kendalikan Kolesterol
Thu Jan 19, 2017 5:56 pm by Firman

» Pentingnya Glukosamin Si Pelumas Sendi
Tue Jan 17, 2017 4:48 pm by Firman

» Manfaat Polisakarida dalam Spirulina Pacifica
Sat Jan 14, 2017 12:11 pm by Firman

» Vitamin C atau Asam Askorbat
Fri Jan 13, 2017 5:24 pm by Firman

» Meringankan Asma dengan Omega 3
Thu Dec 22, 2016 4:01 pm by Firman

» Tips Memilih Suplemen Minyak Ikan yang Berkualitas
Thu Dec 15, 2016 11:46 am by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 2)
Wed Dec 07, 2016 2:14 pm by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Hepatitis A, B, C, D, E

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Hepatitis A, B, C, D, E

Post  sendi on Fri Sep 04, 2015 6:02 pm

Seperti abjad hepatitis banyak jenisnya dari A hingga E. Apakah hepatitis A dapat berlanjut menjadi hepatitis E ? Apakah ada hepatitis yang dapat sembuh total ? Atau adalah hepatitis yang beresiko fatal ? Dalam forum ini pernal diulas mengenai hepatitis. Tak ada salah nya mengingat kembali sekaligus menjadi info ringkas di awal september ini.
Hepatitis A adalah jenis hepatitis yang bersifat akut dan sembuh spontan tanpa sisa serta tidak menyebabkan infeksi kronik.Tak ada pengobatan khusus hanya pengobatan pendukung saja yang diberikan. Dapat dicegah dengan menjaga kebersihan lingkungan dan berperilaku hidup sehat. Hal ini disebabkan karena penularan virus hepatitis A melalui anus ke mulut atau fecal oral. Gejala yang didapati bisa saja seperti gejala demam serupa flu yait sakit kepala, mual dan muntah.
Hepatitis B Penularannya 95% terjadi saat persalinan, penularan lain dapat terjadi ketika melakukan transfusi darah, jarum suntik yang tercemar , pisau cukur , tatoo dan transplantasi organ. Pencegahan bisa melalui vaksinasi . JIka bayi terinfeksi virus hepatitis B dari ibunya maka virus akan hidup dalam dirinya jika tak segera ditangani maka dapat berkahir pada sirosis hati atau kanker hati
Bersambung ....

sendi

Jumlah posting : 772
Points : 2191
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik