Latest topics
» Telur, Protein dan Jeli Gamat
Thu Mar 16, 2017 4:35 pm by sendi

» Waspadai Bahaya Alergi Makanan
Fri Mar 10, 2017 4:24 pm by Firman

» Cegah Radang Gusi
Thu Mar 09, 2017 4:56 pm by Firman

» Spirulina Pacifica 100% Sehat
Fri Mar 03, 2017 6:43 pm by sendi

» Manfaat garam laut untuk kesehatan
Fri Mar 03, 2017 4:51 pm by Firman

» Makanan Alkali Bagi Tubuh
Tue Feb 28, 2017 4:24 pm by Firman

» Trend sehat Sayuran dan Spirulina
Mon Feb 27, 2017 5:08 pm by sendi

» Waspadai Arthritis Lutut
Thu Feb 23, 2017 4:57 pm by Firman

» Nutrisi Pencegah Hipertensi
Wed Feb 22, 2017 3:16 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Mengenal Enzim (Bag. 2)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Mengenal Enzim (Bag. 2)

Post  Firman on Sat Nov 26, 2016 10:59 am

Cara Kerja Enzim

Sebagian besar enzim bekerja secara khas yang artinya setiap jenis enzim hanya dapat bekerja pada satu macam senyawa atau reaksi kimia. Hal ini disebabkan perbedaan struktur kimia  tiap enzim yang bersifat tetap.

Secara lebih jelas, mekanisme cara kerja enzim dapat dijelaskan melalui alur berikut:

• Menciptakan lingkungan yang transisinya terstabilisasi untuk menurunkan energi aktivasi, misalnya dengan cara mengubah substrat.
• Meminimalkan energi transisi dengan membuat lingkungan reaksi terdistribusi muatan berlawanan dan tanpa mengubah bentuk substrat sedikit pun.
• Melalui pembentukan lintasan reaksi alternatif.
• Menggiring substrat ke orientasi yang tepat untuk bereaksi dengan menurunkan energi  reaksi.

Struktur Enzim

Setiap enzim terbentuk dari molekul protein sebagai komponen utama penyusunnya dan beberapa enzim hanya terbentuk dari molekul protein dengan tanpa adanya penambahan komponen lain.  

Struktur enzim terdiri dari komponen utama sebagai berikut:

• APOENZIM – Merupakan bagian protein dari enzim, sebagai tempat melekatnya substrat, bersifat  thermolabil (peka terhadap suhu tinggi), dan berfungsi menentukan kekhususan dari enzim.
• KOFAKTOR – Merupakan bagian non protein dari enzim, bersifat stabil pada suhu tinggi, dan tidak berubah pada akhir reaksi.

Kofaktor terdiri dari aktivator, gugus prostetik, dan koenzim.

Kofaktor terbagi menjadi dua lagi, yaitu molekul organik dan non-organik. Molekul organik (koenzim) contohnya adalah Vitamin. Sedangkan molekul non-organik (ion logam) contohnya adalah Fe+2, Mn+2.


Berikut penggolongongan enzim berdasarkan fungsinya didalam tubuh, yaitu:

a. Enzim Karbohidrase – berfungsi untuk memecah rantai glukosa berupa sakarida yang terdapat dalam proses pencernaan karbohidrat.

Enzim yang masuk ke dalam golongan ini adalah:

1) Enzim pektinase – mengurai petin menjadi senyawa asam pektin.
2) Enzim maltosa – mengurai maltosa menjadi senyawa glukosa.
3) Enzim amilase – mengurai amilum atau polisakarida menjadi senyawa maltosa, yakni senyawa disakarida.
4) Enzim sukrosa – mengurai sukrosa menjadi senyawa glukosa dan juga fruktosa.
5) Enzim laktosa – mengurai senyawa laktosa menjadi senyawa glukosa dan juga galaktosa.
6) Enzim selulose – mengurai selulosa atau polisakarida menjadi senyawa selabiosa atau disakarida.

b. Enzim Protease – enzim yang dapat berfungsi dalam proses kimiawi dalam pencernaan protein.

Enzim yang masuk ke dalam golongan ini antara lain:

1) Enzim peptidase – mengurai senyawa peptide menjadi senyawa asam amino.
2) Enzim renin – mengurai senyawa kasein dan susu.
3) Enzim tripsin – mengurai pepton menjadi senyawa asam amino.
4) Enzim galaktase – mengurai senyawa gelatin.
5) Enzim entrokinase – mengurai senyawa pepton menjadi sentawa asam amino.

c. Enzim Esterase – enzim yang dapat berfungsi dalam proses penguraian senyawa ester.

Enzim yang masuk ke dalam golongan ini antara lain:

1) Enzim lipase – mengurai lemak menjadi senyawa gliserol dan juga asam lemak.
2) Enzim fostatase -mengurai suatu ester dan mendorong terjadinya pelepasan asam fosfor.

Firman

Jumlah posting : 121
Points : 361
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik