Latest topics
» Menua dengan sukses.
Thu Jul 12, 2018 5:01 pm by sendi

» Waspada malnutrisi pada ibu hamil
Tue Jul 10, 2018 4:01 pm by sendi

» Inflamasi Datang? Hadang dengan Jeli Gamat Luxor!
Tue Jul 10, 2018 1:58 pm by Opterone

» Cegah ASD Ketika Hamil
Tue Jul 10, 2018 1:55 pm by Opterone

» Viirus, bakteri dan Daya tahan tubuh
Thu Jul 05, 2018 4:54 pm by sendi

» Intip Makanan Sehat Untuk Sel Telur Wanita
Tue Jul 03, 2018 3:13 pm by Opterone

» Ketika Nasi Sudah “Berubah”, Masihkah Kita Memerlukannya?
Tue Jul 03, 2018 3:09 pm by Opterone

» Sering marah-marah, ini dia dampaknya
Mon Jul 02, 2018 4:58 pm by sendi

» Cegah kelelahan berulang
Fri Jun 29, 2018 4:17 pm by sendi

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Gizi lebih masalah gizi masa kini

Go down

Gizi lebih masalah gizi masa kini

Post  sendi on Tue Feb 07, 2017 6:14 pm

Gizi lebih lawannya Gizi kurang menjadi trend masyarakat perkotaan. Masalah gizi meski masih ada mengenai gizi kurang namun juga muncul masalah baru yaitu gizi lebih. Apa penyebabnya dan apa resikonya ?

Gizi lebih merupakan keadaan ketidakseimbangan antara konsumsi kalori dan kebutuhan energi, yaitu konsumsi berlebihan dibandingkan kebutuhan atau pemakaian energi. Status gizi lebih merupakan keadaan tubuh seseorang yang mengalami kelebihan berat badan akibat kelebihan jumlah asupan yang disimpan dalam bentuk cadangan lemak.[1] Ada juga yang mengatakan bahwa permasalahan gizi lebih identik dengan kegemukan dan obesitas. Kegemukan dapat menimbulkan dampak yang membahayakan, yaitu munculnya penyakit degeneratif, seperti Diabetes Melitus, Penyakit Jantung Koroner, Hipertensi, Gangguan Ginjal, dan lainnya.

Lalu apa penyebabnya ? Faktor apa saja yang sekiranya memicu masalah ini ? jangan –jangan kita telah akrab dengan faktor pemicunya. Berikut beberapa faktor yang dapat mempengaruhi terjadinya kegemukan antara lain: jenis kelamin, umur, tingkat sosial ekonomi, faktor lingkungan, aktivitas fisik, kebiasaan makan, faktor psikologis, dan faktor genetik.[3] Faktor lainnya yang juga bisa menjadikan seseorang mengalami kelebihan berat badan, antara lain

1. Kelebihan energi.
2. Kurang gerak.
3. Kemajuan ekonomi.
4. Kurang pengetahuan akan gizi seimbang.
5. Aktivitas fisik golongan masyarakat rendah.
6. Tekanan Mental/Stress
Lalu bagaimana, adakah penampakan berbeda bagi mereka yang gizi lebih? Meski tidak selalu demikian beberapa sumber menyebutkan beberapa cirri khas yaitu sebagai berikut :

a. wajah bulat dengan pipi tembem dan dagu rangkap.
b) Leher relatif pendek
c) Dada membusung dengan payudara membesar
d) Perut membuncit (pendulous abdomen) dan striae abdomen.
e) Pubertas dini
f) Genu valgum (tungkai berbentuk X) dengan pangkal paha bagian dalam saling menempel dan bergesekan yang dapat menyebabkan laserasi kulit.[5]

Pencegahan dan Penanggulangan

Untuk mengatasi semua dampak akibat kelebihan gizi atau kegemukan dan obesitas, kunci utamanya adalah pola makan gizi seimbang. Gizi seimbang adalah susunan makanan sehari-hari yang mengandung zat gizi dalam jenis dan jumlah yang sesuai dengan kebutuhan tubuh, dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman atau variasi makanan, aktivitas fisik, kebersihan, dan berat badan (BB) ideal.

Bersambung …



sendi

Jumlah posting : 877
Points : 2508
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik