Latest topics
» Usia 40-an Sudah Pikun? Awas Terkena Demensia!
Mon Aug 14, 2017 2:16 pm by Opterone

» Keunggulan teripang dalam Luxor Jeli Gamat
Fri Aug 11, 2017 5:32 pm by sendi

» Penderita Asma Sering Mengkonsumsi Olahan Daging? Waspadalah
Thu Aug 10, 2017 4:28 pm by Opterone

» Mengkonsumsi Lemak? Siapa Takut
Wed Aug 09, 2017 3:45 pm by Opterone

» anemia bukan sekedar letih lesu
Wed Aug 09, 2017 8:49 am by sendi

» yang dipantang ketika sedang diet
Tue Jul 11, 2017 2:37 pm by sendi

» Ayo cek kesehatan setelah lebaran
Tue Jul 04, 2017 5:05 pm by sendi

» Jaga pola makan di hari raya
Sun Jun 25, 2017 2:49 pm by sendi

» Tips Mudik Aman bagi pengidap DM
Wed Jun 21, 2017 3:48 pm by sendi

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Sahur, haruskah makan lebih banyak ?

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Sahur, haruskah makan lebih banyak ?

Post  sendi on Thu Jun 08, 2017 5:00 pm

Masih seputar soal makanan, kesehatan dan puasa. Topik yang paling pas dibicarakan di bulan puasa ini. Sudah tentu puasa mengandung nilai Spiritual yang termasuk ibadah bagi umat Muslim. Puasa Ramadhan selain tidak makan dan tidak minum juga menjaga lisan dan menjaga hati agar senantiasa bersih.
Kemarin perihal santan sudah diulas ringkas mengenai makanan berbuka. Lalu bagaimana dengan makan sahur? Apakah Sahur harus makan seoptimal mungkin agar tidak kelaparan seharian ? Jelas tidak bukan? Karena makan sahur sejatinya sama dengan makan biasa hanya saja waktunya yang diubah. Yang jelas bukan jumlahnya tapi kualitas makanannya. Bukan juga yang melulu makanan mewah tapi yang berguna adalah tercukupinya gizi tubuh saat puasa.

Menyiasati kecukupan tersebut maka sahur sebaiknya disiasati dengan makanan yang tepat. Yaitu makanan yang mengandung serat Kalau berasnya tinggi serat, maka penyerapan di saluran pencernaan akan terjadi perlahan-lahan. Kalau diserapnya perlahan-lahan, kadar gula di darah naiknya juga perlahan-lahan, gula yang naiknya perlahan-lahan, maka turunnya pun perlahan-lahan sehingga kadar gula di darah bisa bertahan sampai sore hari. Hasilnya adalah orang yang berpuasa tidak lemas. Selain beras merah, sumber karbohidrat tinggi serat lainnya seperti kentang yang dimakan bersama kulitnya dan roti gandum juga bisa menjadi pilihan.
Kemudian, jangan lupa juga untuk mengonsumsi protein dan lemak. memperingatkan untuk tidak makan protein yang terlalu tinggi di saat sahur. Sebab, protein yang terlalu tinggi akan membutuhkan lebih banyak air untuk dicerna sehingga dapat menyebabkan kehausan.

Hindari ketika sahur dengan makanan yang digoreng karena mengandung lemak dari trans yang berbahaya. Jadi, dipilihkan lemak yang sehat, misalnya yang tidak melulu diolah dengan cara digoreng. Pilihan lain dengan kukus,pepes atau tim. Ikan dan ayam bisa diolah dengan cara ini rasanya juga tak kalah nikmat. Makanan yang digoreng lebih mudah membuat kita menjadi haus
Ayo sahur yang sehat, berbuka yang tepat. Jangan lupa siapkan Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica saat sahur dan berbuka ya , agar semakin lengkap nutrisinya selama puasa.
Selamat berpuasa.

sendi

Jumlah posting : 803
Points : 2284
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik