Latest topics
» Lansia dan sajian akhir tahun
Sat Dec 15, 2018 9:47 am by sendi

» Persiapkan Perjalanan Spiritualmu, dengan Nutrisi Jeli Gamat
Thu Dec 13, 2018 11:03 am by opterone

» Nutrisi Sendi Anda dengan Jeli Gamat
Thu Dec 13, 2018 10:57 am by opterone

» Pemanis Buatan & Toksik Bakteri Pencernaan
Thu Dec 13, 2018 10:47 am by opterone

» Omega 3 Menunda Menopause??
Thu Dec 13, 2018 10:43 am by opterone

» Resolusi sehat 2019
Tue Dec 11, 2018 4:18 pm by sendi

» Upayakan Gizi Seimbang , Gampang.
Sat Dec 08, 2018 1:59 pm by sendi

» 4 Tips Agar Terhindar dari Serangan Jantung
Thu Dec 06, 2018 9:35 am by opterone

» Pilihan Makanan Penentu Berat Badan sEHAT Saat Hamil
Thu Dec 06, 2018 9:31 am by opterone

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Sahur, haruskah makan lebih banyak ?

Go down

Sahur, haruskah makan lebih banyak ?

Post  sendi on Thu Jun 08, 2017 5:00 pm

Masih seputar soal makanan, kesehatan dan puasa. Topik yang paling pas dibicarakan di bulan puasa ini. Sudah tentu puasa mengandung nilai Spiritual yang termasuk ibadah bagi umat Muslim. Puasa Ramadhan selain tidak makan dan tidak minum juga menjaga lisan dan menjaga hati agar senantiasa bersih.
Kemarin perihal santan sudah diulas ringkas mengenai makanan berbuka. Lalu bagaimana dengan makan sahur? Apakah Sahur harus makan seoptimal mungkin agar tidak kelaparan seharian ? Jelas tidak bukan? Karena makan sahur sejatinya sama dengan makan biasa hanya saja waktunya yang diubah. Yang jelas bukan jumlahnya tapi kualitas makanannya. Bukan juga yang melulu makanan mewah tapi yang berguna adalah tercukupinya gizi tubuh saat puasa.

Menyiasati kecukupan tersebut maka sahur sebaiknya disiasati dengan makanan yang tepat. Yaitu makanan yang mengandung serat Kalau berasnya tinggi serat, maka penyerapan di saluran pencernaan akan terjadi perlahan-lahan. Kalau diserapnya perlahan-lahan, kadar gula di darah naiknya juga perlahan-lahan, gula yang naiknya perlahan-lahan, maka turunnya pun perlahan-lahan sehingga kadar gula di darah bisa bertahan sampai sore hari. Hasilnya adalah orang yang berpuasa tidak lemas. Selain beras merah, sumber karbohidrat tinggi serat lainnya seperti kentang yang dimakan bersama kulitnya dan roti gandum juga bisa menjadi pilihan.
Kemudian, jangan lupa juga untuk mengonsumsi protein dan lemak. memperingatkan untuk tidak makan protein yang terlalu tinggi di saat sahur. Sebab, protein yang terlalu tinggi akan membutuhkan lebih banyak air untuk dicerna sehingga dapat menyebabkan kehausan.

Hindari ketika sahur dengan makanan yang digoreng karena mengandung lemak dari trans yang berbahaya. Jadi, dipilihkan lemak yang sehat, misalnya yang tidak melulu diolah dengan cara digoreng. Pilihan lain dengan kukus,pepes atau tim. Ikan dan ayam bisa diolah dengan cara ini rasanya juga tak kalah nikmat. Makanan yang digoreng lebih mudah membuat kita menjadi haus
Ayo sahur yang sehat, berbuka yang tepat. Jangan lupa siapkan Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica saat sahur dan berbuka ya , agar semakin lengkap nutrisinya selama puasa.
Selamat berpuasa.

sendi

Jumlah posting : 924
Points : 2649
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik