Latest topics
» Jika ideal sulit, mari sehat mendekati ideal
Thu Sep 20, 2018 4:35 pm by sendi

» Asam lambung, makanan dan Jeli Gamat
Tue Sep 18, 2018 3:39 pm by sendi

» Makanan sahabat jantung & cara pengolahannya
Mon Sep 17, 2018 4:51 pm by sendi

» Diet Keto Aman dengan Gamat dan Spirulina
Fri Sep 14, 2018 9:45 am by opterone

» Gamat & Spirulina Makanan Cerdas Menutrisi dan Mengobati
Fri Sep 14, 2018 9:37 am by opterone

» Makanan pencegah pikun
Thu Sep 13, 2018 3:10 pm by sendi

» Parkinson dan Jeli Gamat Luxor
Mon Sep 10, 2018 2:00 pm by opterone

» Pencernaan Bermasalah Pada Penderita Diabetes
Mon Sep 10, 2018 1:49 pm by opterone

» Makan larut malam bagi penderita DM bolehkah ?
Thu Sep 06, 2018 6:05 pm by sendi

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Diet Keto Aman dengan Gamat dan Spirulina

Go down

Diet Keto Aman dengan Gamat dan Spirulina

Post  opterone on Fri Sep 14, 2018 9:45 am

Bagi anda yang bermasalah dengan berat badan berlebih pasti telah mencoba banyak jenis diet, salah satunya mungkin keto diet. Diet yang populer di U.S ini di adaptasi ke Indonesia sebagai salah satu diet yang menurunkan berat badan secara cepat. Prinsip diet ini adalah rendah karbohidrat tinggi lemak. Bagi mereka yang pro dengan diet keto mengatakan tak lebih dari 10 hari berat badan akan turun drastis. Bagi yang kontra menyebut diet ini cukup berbahaya karena menyebabkan ketoasidosis atau darah menjadi asam dan dapat meracuni tubuh.

Mengapa Ketoasidosis Dapat Terjadi?

Ketoasidosis berawal dari ketosis. Ketosis adalah keadaan yang terjadi saat orang-orang mengonsumsi asupan sangat rendah karbohidrat. Rendahnya kadar karbohidrat menyebabkan kadar gula darah menurun dan menyebabkan tubuh memecah lemak untuk digunakan sebagai energi. Ketika terlalu banyak lemak yang dipecah maka keton akan terbentuk sehingga darah menjadi asam (Ketoasidosis)

Diet Keto dan Risiko Diabetes!

Selain ketoasidosis, diet keto ternyata memicu peningkatan risiko diabetes tipe 2, dikutip dari CNN Indonesia. Diet ini menghambat tubuh dalam mengontrol gula darah karena rendahnya asupan karbohidrat dan memicu resistensi insulin.

Mencegah Risiko Diabetes

Efek resisten insulin membuat beberapa orang mundur teratur dalam menjalani diet keto, namun bagi yang sudah menikmati hasil penurunan drastis berat badan tidak serta merta menjauhi diet ini. Anjuran yang terbaik adalah dengan tidak menjadikan diet ini sebagai bagian dari pola hidup. Diet ini tidak bisa diterapkan dalam jangka waktu yang lama karena risiko diabetes dan ketoasidosis akan menghantui.

Untuk mencegah terjadinya resistensi insulin, anda dapat mengonsumsi makanan yang mengandung kromium seperti yang terdapat dalam Spirulina Pacifica. Kromium pada Spirulina Pacifica berfungsi meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin sehingga memperbaiki sel-sel penderita diabetes yang telah resisten. Selain mencegah terjadinya resisten untuk memperbaiki dan memulihkan jaringan pankreas yang rusak, anda dapat mengonsumsi Jeli Gamat yang mengandung asam amino dan Cell Growth Factor.

Ingat selalu untuk tidak menjadikan diet keto sebagai pola hidup berkelanjutan namun anda bisa secara kontinyu mengonsumsi Jeli Gamat dan Spirulina Pacifica untuk menjaga kesehatan pankreas dan kontrol kadar gula darah.

opterone

Jumlah posting : 80
Points : 224
Reputation : 0
Registration date : 12.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik