Latest topics
» waspada dan cegah sedini mungkin
Yesterday at 2:27 pm by sendi

» Suplemen dan antibiotik
Tue Nov 14, 2017 12:25 pm by sendi

» Waspada Tanda alarm dari tubuh
Sat Nov 11, 2017 1:46 pm by sendi

» hidup berkualitas di usia matang
Thu Nov 09, 2017 4:35 pm by sendi

» Ketika Diare Berujung Pada Kematian
Thu Nov 09, 2017 9:39 am by Opterone

» Kebutuhan Zat Gizi Pada Lansia
Wed Nov 08, 2017 10:34 am by Opterone

» cara cepat untuk mengobati ejakulasi dini | wa 081328111657
Sat Nov 04, 2017 5:25 pm by varisha

» trend hidup sehat masa kini
Tue Oct 03, 2017 2:28 pm by sendi

» Solusi Bagi Anda yang Susah Tidur dan Sering Insomnia
Tue Oct 03, 2017 9:23 am by Opterone

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 2)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 2)

Post  Firman on Wed Dec 07, 2016 2:14 pm

Berikut beberapa contoh logam berat dan bahayanya jika masuk ke tubuh manusia:

1. Arsen
  Arsen (As) atau arsenik sebagian besar terdapat di alam dalam bentuk senyawa dasar yang berupa substansi anorganik. Arsen anorganik dapat larut dalam air atau berbentuk gas dan terpapar pada manusia. Menurut National Institute for Occupational Safety and Health (1975), arsen anorganik merupakan racun yang sangat kuat jika masuk ke dalam tubuh manusia, senyawa tersebut dapat merusak ginjal, dapat menjadi penyebab gangguan kesehatan kronis, terutama kanker.

Arsen banyak ditemukan di dalam air tanah. Hal ini disebabkan arsen merupakan salah satu mineral yang memang terkandung dalam susunan batuan bumi

2. Merkuri
   Merkuri (Hg) atau air raksa adalah logam yang ada secara alami, merupakan satu-satunya logam yang pada suhu kamar berwujud cair. Merkuri (Hg) dapat berakumulasi dan terbawa ke organ-organ tubuh lainnya, menyebabkan bronchitis, sampai rusaknya paru-paru. Gejala keracunan Merkuri tingkat awal, pasien merasa mulutnya kebal sehingga tidak peka terhadap rasa dan suhu, hidung tidak peka bau, mudah lelah, gangguan psikologi (rasa cemas dan sifat agresif), dan sering sakit kepala.

Merkuri dapat merusak sel-sel saraf di otak kecil dan gangguan pada luas pandang jika terakumulasi tinggi dalam tubuh manusia. Turunan oleh Merkuri (biasanya etil merkuri) juga dapat menyebabkan cerebral palsy maupun gangguan mental pada bayi dalam kandungan. Sedangkan keracunan Merkuri yang akut dapat menyebabkan kerusakan saluran pencernaan, gangguan kardiovaskuler, kegagalan ginjal akut maupun shock.

Sumber-sumber merkuri yaitu dapat berasal dari air sisa-sisa penambangan yang mengandung Hg dibiarkan mengalir ke sungai dan dijadikan irigasi untuk lahan pertanian.

3. Timbal
   Adanya Timbal (Pb) dalam peredaran darah dan otak dapat menyebabkan gangguan sintesis hemoglobin darah, gangguan neurologi (susunan syaraf), gangguan pada ginjal, sistem reproduksi, penyakit akut atau kronik sistem syaraf, dan gangguan fungsi paru-paru. Selain itu, dapat menurunkan IQ pada anak kecil jika terdapat 10-20 myugram/dl dalam darah.

4. Cadmium
   Kadmium (Cd) jika terakumulasi dalam tubuh pada jangka waktu yang lama dapat menghambat kerja paru-paru, bahkan mengakibatkan kanker paru-paru, mual, muntah, diare, kram, anemia, dermatitis, pertumbuhan lambat, kerusakan ginjal dan hati, dan gangguan kardiovaskuler. Kadmium dapat pula merusak tulang (osteomalacia, osteoporosis) dan meningkatkan tekanan darah. Gejala umum keracunan Kadmium adalah sakit di dada, nafas sesak (pendek), batuk-batuk, dan lemah.

5. Kromium
   Chromium (Cr) dalam tubuh dapat berakibat buruk terhadap sistem saluran pernafasan, kulit, pembuluh darah, dan ginjal.

6. Tembaga
   Tingginya tingkat cemaran Cu akan berdampak negatif terhadap manusia, yaitu dapat menimbulkan keracunan. Gejala yang timbul pada keracunan Cu akut adalah mual, muntah- muntah, menceret, sakit perut hebat, dan hemolisis darah. Pencemaran logam Cu pada bahan pangan pada awalnya terjadi karena
penggunaan pupuk dan pestisida secara berlebihan. Meskipun demikian, pengaruh proses pengolahan akan dapat mempengaruhi status keberadaan tersebut dalam bahan pangan.

Dampak kandungan logam berat memang sangat berbahaya bagi kesehatan. Namun, kita dapat mencegahnya dengan meningkatkan kesadaran untuk ikut serta melestarikan sumber daya hayati serta menjaga kesehatan. Salah satu cara sederhana untuk menjaga kesehatan adalah dengan mendeteksi kondisi air yang kita gunakan sehari-hari, terutama kebutuhan untuk minum. Jika kondisi air sudah terdeteksi, maka akumulasi logam berat dalam tubuh dapat dicegah.

Firman

Jumlah posting : 123
Points : 367
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik