Latest topics
» Lansia dan sajian akhir tahun
Sat Dec 15, 2018 9:47 am by sendi

» Persiapkan Perjalanan Spiritualmu, dengan Nutrisi Jeli Gamat
Thu Dec 13, 2018 11:03 am by opterone

» Nutrisi Sendi Anda dengan Jeli Gamat
Thu Dec 13, 2018 10:57 am by opterone

» Pemanis Buatan & Toksik Bakteri Pencernaan
Thu Dec 13, 2018 10:47 am by opterone

» Omega 3 Menunda Menopause??
Thu Dec 13, 2018 10:43 am by opterone

» Resolusi sehat 2019
Tue Dec 11, 2018 4:18 pm by sendi

» Upayakan Gizi Seimbang , Gampang.
Sat Dec 08, 2018 1:59 pm by sendi

» 4 Tips Agar Terhindar dari Serangan Jantung
Thu Dec 06, 2018 9:35 am by opterone

» Pilihan Makanan Penentu Berat Badan sEHAT Saat Hamil
Thu Dec 06, 2018 9:31 am by opterone

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Diabetes dan Puasa, aman asalkan ....

Go down

Diabetes dan Puasa, aman asalkan ....

Post  sendi on Fri May 25, 2018 9:36 am

Sudah hampir satu minggu puasa Ramadhan tengah dijalankan. Bagaimana kondisi kesehatan anda, tentu saja luar biasa baik. Puasa memang membawa dampak positif bagi kesehatan, terlebih lagi puasa Ramadhan yang sarat dengan nilai-nilai spiritual. Masih dalam tema puasa kali ini yang akan diulas adalah bagaimana jika penderita diabetes berpuasa ? apakah aman? Atau dengan alasan kesehatan disarankan tidak berpuasa ? Tentu saja yang akan diulas dari sisi kesehatannya, bagaimana penderita diabetes dapat menjalankan puasa Ramadhan dengan aman. Berdasarkan pedoman yang dibuat oleh The International Islamic Fiqh Academy dan The Islamic Organization for Medical Sciences, ( dari berbagai sumber) ( penderita diabetes dibagi atas 4 kategori berdasarkan atas boleh tidaknya mereka berpuasa:

1. Risiko rendah, boleh berpuasa
Pasien sehat dengan diabetes yang terkontrol oleh diet dan obat-obatan
Kadar HbA1C <7%

2. Risiko sedang, dapat menjalankan puasa dengan hati-hati
Pasien sehat dengan diabetes yang terkontrol oleh diet, obat-obatan atau short acting insulin
Kadar HbA1C <8%

3. Risiko tinggi, diperbolehkan tidak berpuasa

Nilai gula darah puasa atau gula darah sebelum puasa 150-300 mg/dl
Kadar HbA1C 8-10%
Memiliki komplikasi mikrovaskular (gangguan retina, ginjal, saraf) atau makrovaskular
Tinggal sendirian atau mendapat terapi sulfonilurea atau insulin
Pasien usia lanjut di atas 75 tahun
Pasien dengan penurunan fungsi ingatan berat, demensia, atau mendapat pengobatan yang mempengaruhi daya ingat
Adanya penyakit penyerta yang berat, seperti gagal jantung, stroke, kanker, atau darah tinggi yang tidak terkontrol

4. Risiko sangat tinggi, tidak direkomendasikan berpuasa

Pemeriksaan gula darah tinggi, dengan rata-rata nilai gula darah puasa atau gula darah sebelum puasa >300 mg/dl
Kadar HbA1C >10%
Hipoglikemia berat selama 3 bulan terakhir
Hipoglikemia berulang atau hipoglikemia yang tidak diketahui penyebabnya
Adanya komplikasi diabetes ketoasidosis atau hiperglikemia hiperosmolar
Diabetes tipe 1
Adanya penyakit akut
Pekerja fisik berat
Sedang hamil
Pasien dengan penurunan fungsi ingatan berat, demensia, atau mendapat pengobatan yang mempengaruhi daya ingat
Pasien yang sedang menjalani dialisis (cuci darah)
Lalu apa yang dapat dilakukan ketika penderita DM bhendak berpuasa ?

Puasa yang jadwal makannya diubah menjadi saat sahur dan berbuka. Bagi penderita Diabetes yang aman untuk berpuasa disarankan mengonsumsi makanan yang menghasilkan energi secara lambat seperti gandum dan kacang-kacangan atau beras merah. Penuhi air ketika waktu berbuka hingga menjelang tidur malam dan saat sahur . Jika pekerjaan memerlukan kekuatan fisik selama berpuasa sejatinya dapat diperhitungkan kekuatan fisiknya atau perhatikan jeda waktu istirahat.
Penderita Diabetes pada saat berbuka disarankan untuk tetap menjaga makanan yang sehat ketika berbuka menghindari makanan serba manis dan bersantan kental. Konsumsi makan secara bertahap ketika berbuka, setelah sholat magrib dan tarawih akan membuat gula darah naik secara bertahap dan nyaman pula di perut .
Selama berpuasa lanjutkan konsumsi Jeli Gamat 2 sendok makan saat berbuka dan 2 sendok makan sebeleum sahur dan Spirulina Pacifica 10 tab saat sahur dan 5 tab menjelang tidur malam .

Selalu sehat dan semangat. Selamat menjalankan ibadah puasa Ramadhan

sendi

Jumlah posting : 924
Points : 2649
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik