Latest topics
» Kromium kendalikan Kolesterol
Yesterday at 5:56 pm by Firman

» Pentingnya Glukosamin Si Pelumas Sendi
Tue Jan 17, 2017 4:48 pm by Firman

» Manfaat Polisakarida dalam Spirulina Pacifica
Sat Jan 14, 2017 12:11 pm by Firman

» Vitamin C atau Asam Askorbat
Fri Jan 13, 2017 5:24 pm by Firman

» Meringankan Asma dengan Omega 3
Thu Dec 22, 2016 4:01 pm by Firman

» Tips Memilih Suplemen Minyak Ikan yang Berkualitas
Thu Dec 15, 2016 11:46 am by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 2)
Wed Dec 07, 2016 2:14 pm by Firman

» Bahaya Logam Berat Bagi Kesehatan ( Bag 1)
Fri Dec 02, 2016 2:32 pm by Firman

» SOD Alami
Thu Dec 01, 2016 4:55 pm by Firman

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Osteoporosis dan Osteoartritis (bag. 1)

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Osteoporosis dan Osteoartritis (bag. 1)

Post  Firman on Thu Dec 26, 2013 2:16 pm

Gangguan pada lutut, dan tulang (osteoartritis) pada umumnya dikaitkan dengan osteoporosis. Nyatanya, hal ini temasuk dua hal yang berbeda. Apa perbedaannya?

Osteoarthritis (OA) adalah penyakit degenerative, yang berarti terjadinya kerusakan pada jaringan tulang khususnya kartilago yang disebabkan karena factor usia. Pasien OA biasanya mengeluh nyeri apada waktu melakukan aktivitas tertentu yang memberikan beban pada sendi yang terkena. Pada derajat yang lebi berat nyeri dirasakan terus menerus sehingga sangat mengganggu mobilitas penderitanya.

Gejala osteoartritis di antaranya adalah rasa nyeri yang bertambah kuat seiring dengan bertambahnya aktivitas yang dilakukan. Pada kondisi lebih lanjut, rasa nyeri tetap timbul bahkan ketika kita dalam keadaan beristirahat atau tidur. Sendi lutut terasa kaku dan sulit untuk digerakkan, tidak dapat dilipat ataupun ditekuk dengan sempuna, timbul bunyi setiap kali bergerak, dan bengkak.
Menurut WHO (1994) Osteoporosis adalah penyakit tulang sistemik yang ditandai dengan penurunan kualitas dan kepadatan massa tulang, sehingga menyebabkan tulang menjadi rapuh dan risiko patah tulang .

Gejala osteoporosis sering diabaikan oleh pasien karena tidak ada gejala spesifik. Gejala dapat berupa nyeri pada tulang dan otot, terutama sering terjadi pada punggung.
Patah tulang yang paling umum terjadi di bagian pinggul, tulang belakang, dan pergelangan tangan. Terjadinya patah tulang ini meningkat seiring meningkatnya usia baik pada wanita maupun pria.

Patah tulang belakang dapat berimbas pada beberapa konsekuensi yang cukup serius, antara lain: menurunnya tinggi badan, rasa sakit pada punggung yang menyiksa, dan berubahnya bentuk tulang. Sedangkan patah tulang pinggul, terkadang dibutuhkan operasi lebih lanjut untuk penanganannya.

Firman

Jumlah posting : 109
Points : 325
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik