Latest topics
» yang dipantang ketika sedang diet
Tue Jul 11, 2017 2:37 pm by sendi

» Ayo cek kesehatan setelah lebaran
Tue Jul 04, 2017 5:05 pm by sendi

» Jaga pola makan di hari raya
Sun Jun 25, 2017 2:49 pm by sendi

» Tips Mudik Aman bagi pengidap DM
Wed Jun 21, 2017 3:48 pm by sendi

» Perhatikan Kesehatan saat mudik dengan cermat
Mon Jun 19, 2017 4:11 pm by sendi

» Sahur, haruskah makan lebih banyak ?
Thu Jun 08, 2017 5:00 pm by sendi

» Menu bersantan, amankah ?
Wed Jun 07, 2017 5:52 pm by sendi

» Vitamin Mineral Penting saat Puasa
Mon Jun 05, 2017 4:18 pm by sendi

» Vit C dan Kepadatan Tulang
Sat Jun 03, 2017 11:46 pm by felixia28

Social bookmarking

Social bookmarking Digg  Social bookmarking Delicious  Social bookmarking Reddit  Social bookmarking Stumbleupon  Social bookmarking Slashdot  Social bookmarking Yahoo  Social bookmarking Google  Social bookmarking Blinklist  Social bookmarking Blogmarks  Social bookmarking Technorati  

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Tips Memilih Suplemen Minyak Ikan yang Berkualitas

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Go down

Tips Memilih Suplemen Minyak Ikan yang Berkualitas

Post  Firman on Thu Dec 15, 2016 11:46 am

Memilih suplemen asam omega 3 terbaik bisa menjadi pekerjaan sulit apalagi ketika Anda dihadapkan dengan begitu banyak pilihan merek dan jenis.

Berikut adalah panduan memilih suplemen minyak ikan yang berkualitas untuk mendapatkan manfaat yang optimal:

1. Transparansi dan Kejujuran Label

Label suplemen minyak ikan harus memberikan informasi gizi yang jelas dan spesifik.

Kandungan asam lemak omega-3 yang paling penting untuk mengurangi risiko penyakit jantung adalah EPA dan DHA.

Oleh karena itu, jumlah kandungan EPA dan DHA di label kemasan harus tertera secara jelas. Untuk orang yang memiliki risiko penyakit jantung koroner, American Heart Association merekomendasikan kandungan EPA+DHA setidaknya 1 gr.

Pada minyak ikan yang berkualitas baik, konsentrasi asam lemak omega-3 bisa mencapai 70% dengan rasio EPA : DHA sebesar 1,4 : 1. Perbandingan ini merupakan rasio alami yang ditemukan pada ikan.

Namun bisa jadi rasio ini akan berbeda pada berbagai produk. Tidak mengapa, karena sampai sekarang belum ada bukti konklusif mengenai rasio yang tepat.

Selain itu harus disertakan pula informasi mengenai jenis ikan apa yang digunakan untuk mengekstrak minyak.

Jenis ikan yang biasa digunakan diantaranya adalah ikan anchovies, sarden, salmon, dll.

2. Proses Manufaktur dan Lokasi

Anda tidak perlu menjadi ilmuwan untuk membedakan proses manufaktur. Carilah kata molecular distillation (distilasi molekuler) sebagai kata kunci yang sangat penting.

Selain prosesnya, perhatikan juga spesifikasi fasilitas manufakturnya. Untuk produk yang diberi label grade farmasi (pharmaceutical grade), manufaktur membutuhkan fasilitas GMP.

Fasilitas GMP adalah jenis fasilitas yang digunakan untuk obat yang membutuhkan resep dengan kualitas kontrol yang ketat.

Minyak ikan yang diproduksi dekat dengan sumber ikan biasanya akan menghasilkan produk dengan kesegaran maksimal.

3. Sumber Ikan

Penting untuk mengetahui dari mana sumber ikan berasal. Beberapa suplemen minyak ikan mungkin menggunakan ikan yang diternakkan yang memiliki kadar asam lemak omega-3 yang sangat rendah.

Ikan dari perairan dingin laut Arctic, dianggap memiliki kadar racun yang rendah dan kandungan asam lemak omega-3 yang tinggi.

4. Standar Internasional

Tujuan ditetapkannya standar adalah untuk melindungi konsumen. Standar kualitas minyak ikan bisa dicari dengan menggunakan standar internasional.

Standar yang biasa digunakan misalnya adalah yang ditetapkan oleh negara-negara Eropa yaitu European Pharmacopoeia Standard (EPS) atau International Fish Oil Standards (IFOS).

Standar ini menjamin kualitas produk dengan menetapkan kadar maksimal yang diperbolehkan terhadap kandungan peroksida, logam berat, dioxin, furan, dan PCB.

5. Penghargaan

Minyak ikan adalah salah satu produk yang banyak digunakan dan menjadi mainstream di masyarakat.

Oleh karena itu ada baiknya untuk mencari perusahaan besar dan terkemuka yang berhasil mendapatkan penghargaan internasional daripada menggunakan produk dari perusahaan yang relatif baru.

6. Efektivitas Harga

Hal yang juga perlu diperhatikan dalam memilih produk minyak ikan adalah harganya.

Produk minyak ikan yang membutuhkan dana sekitar Rp 100-200 ribu per bulan adalah harga yang pantas dikeluarkan untuk produk yang memenuhi syarat konsentrasi, kemurnian, dan kesegaran.
(Dikutip dari http://www.amazine.co)

Firman

Jumlah posting : 123
Points : 367
Reputation : 0
Registration date : 05.06.13

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Topik sebelumnya Topik selanjutnya Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik