Latest topics
» Lansia dan sajian akhir tahun
Sat Dec 15, 2018 9:47 am by sendi

» Persiapkan Perjalanan Spiritualmu, dengan Nutrisi Jeli Gamat
Thu Dec 13, 2018 11:03 am by opterone

» Nutrisi Sendi Anda dengan Jeli Gamat
Thu Dec 13, 2018 10:57 am by opterone

» Pemanis Buatan & Toksik Bakteri Pencernaan
Thu Dec 13, 2018 10:47 am by opterone

» Omega 3 Menunda Menopause??
Thu Dec 13, 2018 10:43 am by opterone

» Resolusi sehat 2019
Tue Dec 11, 2018 4:18 pm by sendi

» Upayakan Gizi Seimbang , Gampang.
Sat Dec 08, 2018 1:59 pm by sendi

» 4 Tips Agar Terhindar dari Serangan Jantung
Thu Dec 06, 2018 9:35 am by opterone

» Pilihan Makanan Penentu Berat Badan sEHAT Saat Hamil
Thu Dec 06, 2018 9:31 am by opterone

Social bookmarking

Social bookmarking digg  Social bookmarking delicious  Social bookmarking reddit  Social bookmarking stumbleupon  Social bookmarking slashdot  Social bookmarking yahoo  Social bookmarking google  Social bookmarking blogmarks  Social bookmarking live      

Bookmark and share the address of Luxor Indonesia Forum on your social bookmarking website


Diabetes Insipidus, apakah itu ?

Go down

Diabetes Insipidus, apakah itu ?

Post  sendi on Mon Dec 29, 2014 6:36 pm

Diabetes Melitus sudah sering dibahas, tapi ada diabetes insipidus. Apakah itu ?
Diabetes Insipidus adalah penyakit yang berkaitan dengan hormon ADH (anti-diuretik hormon) atau reseptornya. Hormon ADH bekerja pada ginjal untuk memekatkan urin , sehingga terjadi keseimbangan air dan elektrolit dalam tubuh. Bila terjadi gangguan pada produksi hormon ADH atau masalah pada reseptornya di ginjal, maka akan membuat produksi urin yang berlebihan sehingga bisa mengakibatkan dehidrasi dan membuat penderita merasa kehausan setiap saat.Diabetes insipidus dan diabetes mellitus merupakan dua penyakit yang berbeda dan tidak terkait. Walaupun kedua penyakit ini memiliki gejala yang sama yaitu polyuria (produksi urin yang berlebihan), namun pada penderita diabetes insipidus tidak mengandung glukosa.

Ada 2 jenis diabetes insipidus :
1. Diabetes insipidus sentral. Penyebabnya adalah terjadi kekurangan produksi hormon ADH .
2. Diabetes insipidus nefrogenis. Penyebabnya adalah ginjal tidak peka atau tidak memberikan respon pada hormon anti-diuretik. Hal ini mengakibatkan urin menjadi sangat encer dan keluar dalam jumlah yang cukup banyak.

Gejala – gejala pada diabetes insipidus meliputi:
• Rasa haus yang berlebihan
• Produksi urin yang berlebihan
• Kelelahan yang berhubungan dengan gangguan keseimbangan elektrolit
t
Komplikasi yang bisa terjadi:
• Dehidrasi
• Kulit kering
• Penurunan berat badan
• Demam
• Denyut jantung meningkat karena ketidakseimbangan elektrolit

Pengobatan pada penderita, biasanya dilihat dari penyebab pada tipe sentral pada umumnya  diberi terapireplacement untuk hormon ADH. Sedangkan untuk tipe nefrogenis bisa dilihat apabila ada pengunaan obat yang menyebabkan gangguan sensitifitas pada reseptor hormon maka harus diberhentikan, biasanya terapi dengan intake cairan yang cukup.

Sumber : dari berbagai sumber.

sendi

Jumlah posting : 924
Points : 2649
Reputation : 7
Registration date : 15.02.08

Lihat profil user

Kembali Ke Atas Go down

Kembali Ke Atas


 
Permissions in this forum:
Anda tidak dapat menjawab topik